Tuesday, 3 July 2018

KARYA ONE

KARYA ONE

Mengapa KaryaONE
KaryaONE adalah Aplikasi (Software) Absensi dan Cuti berbasis web (Cloud) yang membantu Anda untuk mengelola proses SDM secara efektif dan efisien. Hal ini kami lakukan dengan cara memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam mengatur administrasi HRD seperti cuti, izin, lembur dan penggajian karyawan.
Dengan aplikasi absensi karyawan semua informasi disajikan melalui dashboard yang Anda bisa gunakan untuk menganalisa kinerja SDM atau menindaklanjuti pengajuan izin, cuti, kontrak yang akan kadaluarsa dan laporan lainnya dengan akses via internet. Informasi terintegrasi secara real-time dan dapat diakses di mana saja, kapan saja melalui berbagai macam perangkat.
Selain itu, KaryaONE adalah solusi yang terjangkau yang melayani berbagai macam pengguna dan sesuai dengan seluruh tipe bisnis, mulai dari UKM dan UMKM sampai korporasi. Kembangkan bisnis Anda dan kami akan berada bersama Anda untuk membantu keberhasilan Anda.
FITUR KARYA ONE

Ø  Dashboard HRIS yang Lenkap
Dashboard HRIS KaryaONE menyediakan ringkasan informasi penting yang bisa membantu pengguna untuk menganalisa kondisi secara cepat dan tepat dan melakukan tindak lanjut secara mudah. Dashboard HRIS KaryaONE terdiri dari informasi sebagai berikut:

  • Jumlah dan daftar karyawan
  • Jumlah dan daftar pengajuan cuti yang membutuhkan proses persetujuan
  • Jumlah dan daftar pengajuan lembur yang membutuhkan proses
    persetujuan
  • Jumlah dan daftar pengajuan penggantian hari cuti yang membutuhkan
    proses persetujuan
  • Jumlah dan daftar pengajuan ijin yang membutuhkan proses persetujuan
  • Jumlah dan daftar pemberian sanksi yang diberikan kepada karyawan
  • Tingkat keterlambatan dan pulang lebih awal
  • Daftar keterlambatan karyawan dalam hitungan menit
  • Tingkat mangkir karyawan
  • Persentase kehadiran, cuti, ijin dan mangkir dalam suatu periode
  • Perbandingan antara status check in tanpa checkout, checkout tanpa
    checkin, check in dan check out
  • Ulang tahun para karyawan pada bulan berjalan
  • Kontrak yang akan berakhir pada bulan berjalan
  • Karyawan yang mendapatkan sanksi
  • Pengajuan ijin yang belum diproses oleh atasan
  • Pengajuan cuti yang belum diproses oleh atasan

Ø  Basis Data HRIS & Pencarian Data Karyawan

KaryaONE memiliki fitur Basis Data HRIS dan Pencarian Data Karyawan (Employee Database And Query), yaitu penyajian informasi karyawan secara lengkap dan dinamis, dan fitur pencarian yang membantu Anda untuk mencari informasi karyawan secara mudah dan cepat.
Halaman profil karyawan memiliki informasi sebagai berikut :
  • Biodata karyawan seperti nama, tempat lahir, tanggal lahir, keluarga dan sebagainya
  • Sejarah pendidikan
  • Pengalaman Kerja
  • Jabatan kerja
  • Aktivitas

Ø  Migrasi Data
KaryaONE memiliki fitur Migrasi Data (Data Migration) yang membantu pengguna untuk memindahkan data spreadsheet ke sistem. Selain itu, tersedia template yang pengguna bisa gunakan untuk mengupload data karyawan.
Melalui template ini, pengguna bisa memastikan bahwa data yang pengguna isi divalidasikan secara baik. Sistem pun akan memastikan bahwa data yang diupload memang sesuai dengan format pengisian.
Ketika terjadi kesalahan, sistem akan memberi tahu lokasi cell spreadsheet yang pengguna harus perbaiki. Hanya template dengan data yang telah diisi secara benar yang dapat dimasukkan ke dalam sistem.
Jika pengguna sudah memiliki data berbentuk spreadsheet, pengguna bisa melakukan copy data dan melakukan paste data tersebut ke template KaryaONE.

Ø  Manajemen Absensi & Kehadiran

Manajemen Absensi & Kehadiran (Absence and Attendance Management) Pengguna dapat mengelola absensi dan kehadiran karyawan secara mudah. Data bisa diimpor secara otomatis dari mesin absensi seperti fingerprint scanner dan Radio-frequency identification (RFID).
Pengajuan cuti atau izin bisa diproses secara mudah melalui dashboard. Dapatkan ringkasan kehadiran karyawan untuk berbagai macam kebutuhan, termasuk penggajian.
Hal ini berarti perusahaan Pengguna tidak perlu lagi menggunakan absen manual seperti kartu absensi. Pengguna juga tidak perlu lagi mengolah data secara manual dari mesin fingerprint scanner ke data laporan perbulan atau pertahun karena data sudah diimpor secara otomatis.
Fitur ini juga akan menghemat penggunaan kertas formulir yang biasa diperlukan untuk keperluan pengajuan cuti dan izin. Karyawan bisa secara langsung mengajukan cuti atau izin tanpa harus meminta dan mengisi formulir fisik terlebih dahulu yang akan memakan waktu.


Ø  Integrasi dengan Mesin Absensi

Sistem KaryaONE bisa diintegrasikan dengan mesin absensi seperti Fingerprint Scanner dan Kartu akses RFID, sehingga proses absensi karyawan bisa menjadi lebih cepat dan akurat.
Departemen SDM tidak perlu lagi mengisi waktu masuk dan pulang karyawan secara manual. Mesin absensi bisa berfungsi secara mandiri dan sistem akan mengambil data secara otomatis dari alat mesin absensi.


Ø  Manajemen Cuti

KaryaONE memiliki fitur manajemen cuti (leave management) yang bisa membantu Anda untuk melihat daftar pengajuan cuti yang diajukan oleh karyawan Anda.
Melalui daftar ini, Anda bisa menyetujui atau bahkan menolak pengajuan cuti tersebut. Anda pun bisa menyertakan alasan mengapa Anda menyetujui atau menolak pengajuan cuti tersebut.
Pengajuan cuti yang disetujui oleh seorang atasan masih perlu diproses oleh admin departemen SDM. Jatah cuti yang telah digunakan langsung dikurangi secara otomatis oleh sistem. Cuti bisa berbayar atau tidak berbayar, setengah hari atau sehari penuh.
Fitur cuti KaryaONE juga memungkinkan dilakukannya pengajuan cuti untuk beberapa karyawan oleh seorang atasan. Hal ini bisa mengakomodasi kebutuhan karyawan yang kurang menguasai teknologi informasi ataupun menggunakan aplikasi karyawan.


Ø  Manajemen Izin

KaryaONE memiliki fitur manajemen izin (permission management) yang bisa membantu Anda untuk melihat daftar pengajuan izin yang diajukan oleh karyawan Anda. Melalui daftar ini, Anda bisa menyetujui atau bahkan menolak pengajuan izin tersebut.
Anda pun bisa menyertakan alasan mengapa Anda menyetujui atau menolak pengajuan izin tersebut. Pengajuan izin yang disetujui oleh seorang atasan masih perlu diproses oleh admin departemen SDM.
Apabila izin tidak disetujui baik oleh atasan ataupun admin departemen SDM, karyawan berhak mengambil cuti atau berubah menjadi cuti tidak berbayar. Jatah cuti yang telah digunakan langsung dikurangi secara otomatis oleh sistem. Izin bisa berbayar atau tidak berbayar, setengah hari atau sehari penuh.
Fitur izin KaryaONE juga memungkinkan dilakukannya pengajuan izin untuk beberapa karyawan oleh seorang atasan. Hal ini bisa mengakomodasi kebutuhan karyawan yang kurang menguasai teknologi informasi ataupun menggunakan aplikasi karyawan.


Ø  Multi Shifts

KaryaONE memungkinkan pengguna untuk membuat jadwal shift yang sesuai dengan jam operasional perusahaan pengguna. Pengguna bisa menentukan jam kerja berdasarkan hari, jam masuk dan pulang, kapan dimulainya jam istirahat dan durasi jam istirahat tersebut.
Tidak ada batasan jumlah untuk shift yang dibuat. Waktu kerja dalam shift akan tersinkronisasi dengan skema lembur (overtime scheme) dan absensi.


Ø  Skema Lembur


Dengan fitur Skema Lembur (Overtime Scheme), KaryaONE memberikan perusahaan kemudahan dalam menangani sistem lembur. Data absensi dan kehadiran setiap karyawan tercatat dan dapat dikelola.
Semua data secara otomatis langsung terimpor dari mesin fingerprint scanner ke aplikasi KaryaONE.
Karyawan dapat mengajukan lembur langsung melalui dashboard KaryaONE secara online. Keseluruhan data ini kemudian bisa Anda gunakan untuk beragam keperluan, termasuk penggajian.


Ø  Pelaporan


KaryaONE menyediakan berbagai macam laporan yang Anda bisa lihat melalui dashboard dan halaman profil karyawan. Laporan tersebut pun bisa Anda unduh dari sistem (dari tanggal cut-off ke tanggal cut-off). Laporan tersebut meliputi:
  • Ringkasan absensi
  • Cuti dan izin
  • Payroll karyawan

Ø  Payroll, BPJS & PPh 21

KaryaONE memungkinkan pengguna untuk menampilkan slip gaji karyawan dan mengunduhnya dalam bentuk laporan keuangan yang pengguna bisa gunakan untuk penggajian.
Template laporan bisa digunakan sebagai instruksi untuk melakukan pembayaran secara otomatis melalui aplikasi keuangan perbankan. Tampilan Pay Slip memungkinkan pengguna untuk melakukan penyesuaian untuk jumlah gaji yang harus dibayarkan kepada karyawan.
KaryaOne memiliki fitur dimana pengguna bisa menghitung pajak PPh 21 yang perlu dibayar oleh karyawan perusahaan, baik dengan menggunakan metode Gross Up ataupun Net. Apapun cara yang dipilih, pengguna bisa melakukan perubahan untuk perhitungan pajak yang dilakukan oleh aplikasi.
Dengan demikian, informasi potongan pajak yang dihitung oleh aplikasi (dan yang dibayarkan oleh perusahaan) bisa diberikan kepada karyawan ketika karyawan harus melakukan pembayaran pajak tahunan (pengisian formulir A1).
KaryaOne juga memiliki fitur dimana pengguna bisa menghitung potongan BPJS yang disediakan kepada karyawan perusahaan.

Ø  Organization Structure

KaryaONE memiliki fitur dimana pengguna bisa menyusun struktur organisasi dan menentukan hubungan atasan-bawahan antara satu karyawan dengan karyawan lainnya. Hubungan dalam hirarki organisasi ini menentukan hak akses untuk menyetujui atau menolak permohonan cuti atau izin.
Admin bisa secara mudah melakukan perubahan pada bagan struktur organisasi dengan melakukan drag-anddrop
pada kotak yang ingin dikaitkan dengan kotak lainnya.



Ø  Group Leave Application

Dengan fitur Group Leave Application pada KaryaONE, seorang atasan bisa melakukan pengajuan cuti untuk beberapa orang sekaligus. Pengajuan cuti untuk beberapa orang bisa dilakukan oleh satu orang.
KaryaONE memungkinkan seorang atasan untuk mengajukan cuti untuk beberapa karyawan yang telah dikelompokkan bersama atasan tersebut.
Hal ini mengakomodasi kebutuhan karyawan yang tidak memiliki akses komputer atau aplikasi. Misalnya, buruh pabrik. Pengajuan cuti yang diwakili oleh orang lain membutuhkan persetujuan dari admin departemen SDM.

Ø  Group Permission Application


Aplikasi KaryaONE memiliki fitur Group Permission Application, dimana seorang atasan bisa melakukan pengajuan izin untuk beberapa orang sekaligus. Pengajuan izin untuk beberapa orang bisa dilakukan oleh satu orang.
KaryaONE memungkinkan seorang atasan untuk mengajukan izin untuk beberapa karyawan yang telah dikelompokkan bersama atasan tersebut.
Hal ini mengakomodasi kebutuhan karyawan yang tidak memiliki akses komputer atau aplikasi (misalnya buruh pabrik). Pengajuan izin yang diwakili oleh orang lain membutuhkan persetujuan dari admin departemen SDM.



Ø  Absensi melalui Smartphone


Selain menggunakan mesin absensi sebagai sarana absensi, karyawan perusahaan juga bisa melakukan absensi melalui smartphone mereka masing-masing.
Dengan demikian, absensi bisa dilakukan secara lebih mudah tanpa antrian panjang dan implementasi sistem absensi menjadi lebih cepat dan mudah.
Selain itu, absensi smartphone juga bisa digunakan sebagai sistem back-up apabila absensi melalui mesin absensi tidak bisa dilakukan. Sebagaimana menggunakan mesin absensi, departemen SDM tidak perlu lagi mengisi waktu masuk dan pulang karyawan secara manual.

User friendky karna:

Ø  Mudah digunakan

HR Software KaryaONE mudah digunakan. Anda dapat memindahkan data dengan menggunakan spreadsheet dan mengupload dokumen spreadhseet tersebut ke sistem KaryaONE yang berbasis cloud. Semua kegiatan dirangkum dalam sebuah dashboard yang menyediakan informasi statistik atau grafik mengenai seberapa baik karyawan Anda berkinerja. Dashboard juga mempercepat Anda untuk menindaklanjuti pengajuan cuti, izin, pembuatan kontrak baru, dan sebagainya.

Ø  Menghemat waktu

Aplikasi KaryaONE bertujuan untuk membantu Anda mempersingkat proses yang tidak perlu, sehingga menghemat waktu Anda. Semua proses yang biasanya dilakukan secara manual dan rentan terhadap kesalahan diproses secara otomatis melalui aplikasi. Dengan tersedianya fitur aplikasi KaryaONE seperti integrasi data absensi, penyederhanaan proses pengajuan dan persetujuan cuti atau izin, rekapan data kehadiran, pembuatan kontrak, Anda tidak perlu lagi bersusah payah melakukan semua kegiatan tersebut secara manual.

Ø  Efisien

Dengan HR Software KaryaONE, Anda tidak perlu lagi secara manual memproses administrasi cuti dan izin yang diajukan karyawan. Anda hanya perlu menyetujui atau menolak pengajuan tersebut. Demikian juga, laporan waktu kehadiran dapat dihasilkan oleh sistem berdasarkan data yang Anda impor dari mesin absensi Anda.

Kelebihan dan kekurangan Karya One

Kelebihan :

Ø  No Paper

Mengurangi biaya penggunaan kertas dengan meniadakan kertas formulir pengajuan cuti atau izin, formulir lembur dan sebagainya.

Ø  No Delay

Pengerjaan administrasi personalia perusahaan akan terselesaikan dengan cepat dan akurat secara otomatis.

Ø  No Spreadsheet

Tidak perlu menggunakan spreadsheet dan formulir kertas untuk memelihara dan mengembangkan basis data karyawan.

Ø  Less Human Error

Berkurangnya kesalahan manusia, berkurangnya pekerjaan, dan semakin cepat proses administrasi.

Kekurangan : sampai sekarang saya tidak bisa login di mobile appnya padahal sudah register


Perusahaan yang menggunakan KaryaOne







Monday, 28 May 2018

my role model


Name : I Made Hangga Aksara                     
Class : 4KA17
NPM : 15114041

My Role Model (My Parents)

 Hi i’m I Made Hangga Aksara, i want to tell you about my role model. Honestly, i have so much role model in my life. Example, i like jerink sid and i like vocalist of nosstress and many more, but my truly truly role model are my parents. They are my pillars of strength. They are my guide and give me the courage to battle obstacles in life.
My mother, being a working professional, manages all her work perfectly and with efficiency. My father goes to office, but still does not forget to help me with my studies. They always encourage me in every aspect and motivate me even when I do not succeed.My mother always smiles, no matter what the circumstances are and that gives me the strength and inspiration to face all problems.
My parents have made me understand what life is about and how to find that little ray of happiness in difficult situations. What I am today and what I will become in future involves the support and affection of my parents. They have made me disciplined, dedicated and sincere.
A role model does not have to be a famous personality. It can be anyone who makes us believe in ourselves. My parents fill sweetness in my life. From childhood I have learnt everything from my parents. Not just parents, I also consider my teachers as role models. Even they guide me and show the path of success. They have turned me into a fighter in the war of life.


Tuesday, 17 April 2018

Hundreds of Palestinians end hunger strike after reaching agreement with Israeli authorities

The hunger strike had evolved into one of the longest of such protests for 50 years
Hundreds of hunger-striking Palestinian prisoners ended their 40-day fast on Saturday after reaching a compromise with Israel for additional family visits, Israeli and Palestinian officials said. 
Israeli prison service spokeswoman Nicole Englander said the inmates declared an end to the strike on Saturday morning. She said it came after Israel reached a deal with the Palestinian Authority and the Red Cross for prisoners to receive a second family visit each per month. 
Hundreds of prisoners observed the strike they said was aimed at improving prison conditions. 
The hunger strike had evolved into one of the longest such protests with this many participants since Israel’s 1967 capture of territories that Palestinian’s seek for their state in the West Bank, east Jerusalem and the Gaza Strip. 
Englander said 1,578 prisoners participated in the hunger strike overall and 834 ended their fast on Saturday. She added that 18 prisoners were being treated in hospitals. 
Many Israelis view the prisoners as terrorists and have little sympathy for their demands. More than 6,000 Palestinians are currently in prison for offences linked to the Israeli-Palestinian conflict, for charges ranging from stone-throwing to weapons possession and attacks that killed or wounded Israeli civilians and soldiers. 
Palestinians rallied behind the hunger strikers as national heroes, relishing a rare break from deep divisions between two rival political groups, the Islamic militant group Hamas, which runs Gaza and Fatah, the movement of Western-backed Palestinian President Mahmoud Abbas who administers autonomous enclaves in the Israeli-occupied West Bank. Palestinians hoped the protest would draw the attention of a seemingly distracted international community as the Israeli occupation hits the 50-year mark in early June. 
Support for the prisoners is an emotional consensus issue; hundreds of thousands of Palestinians have been jailed by Israel at one time or another since 1967. 
Israel’s public security minister, Gilad Erdan, alleged that the hunger strike was motivated by a power struggle in Abbas' Fatah movement. He claimed that imprisoned strike organiser Marwan Barghouti cynically exploited his fellow prisoners to boost his standing in Fatah and secure his position as a possible successor to Abbas. Barghouti's family has denied such claims. 
Qadoura Fares, who runs the Palestinian Prisoners’ Club advocacy group, said negotiations took place between Israel officials and a committee from the prisoners, including Marwan Barghouti. He said negotiations began on Friday and were the first since the strike began. 
Mr Barghouti is serving five life terms after being convicted by an Israeli court of directing two shooting attacks and a bombing that killed five people. In prison since 2002, he never mounted a defence, saying the court had no jurisdiction over him. 
Earlier this month, Israel released footage it said shows Barghouti breaking his fast. Palestinians say the video is a fabrication. 


Friday, 6 April 2018

Sistem Informasi SDM

Nama : I Made Hangga Aksara
NPM : 15114041
Kelas : 4K17

A)    Manajemen Tenaga Kerja
·         Manajemen tenaga kerja merupakan ma salah penting dan menuntut tanggung jawab paling besar
·         Dalam kenyataannya, tenaga kerja adalah salah satu sumberdaya yang dikelola secara lemah dalam operasi organisasi
·         Ada kebutuhan mendesak untuk lebih me nerapkan riset – riset keperilakuan dalam fungsi operasi organisasi, tentu saja tanpa meninggalkan aspek2 teknik dll. yang sangat membantu tugas manajer dalam meng kelola tenaga kerja 
DISAIN PEKERJAAN
       Disain pekerjaan adalah pekerjaan yang pa ling menantang dan membingungkan, kare- na alasan :
a. Sering terjadi konflik antara kebutuhan, tujuan pekerja dan kelompok pekerja dengan kebutuhan proses transformasi
            b. Sifat unik setiap individu
            c. Perubahan karakter atau sifat tenaga kerja dan pekerjaan itu sendiri
       Disain pekerjaan dapat didefinisikan seba gai fungsi penetapan kegiatan kerja secara organisasional 
MASALAH ALOKASI TENAGA KERJA
       Manajemen operasional sering mengha dapi masalah – masalah yang berhu bungan dengan alokasi optimal dari ber bagai macam sumberdaya yang produktif, terutama tenaga kerja yang mempunyai tingkat efisiensi berbeda untuk pekerjaan yang berbeda pula
       Masalah ini disebut masalah penugasan (assigment problem), yang merupakan su atu kasus khusus dari masalah linear pro – graming
       Salah satu teknik pemecahan masalah penugasan yang tersedia adalah metode Hungarian yang mula – mula dikem bangkan oleh matematikawan berke bangsaan Hongaria bernama D. Konig pada tahun 1916
       Model model penugasan bertujuan untuk mengalokasikan sejumlah sumberdaya un tuk sejumlah sama pekerjaan pada biaya total minimum
       Penugasan dibuat atas dasar bahwa setiap sumberdaya harus ditugaskan hanya untuk satu pekerjaan
ebook.repo.mercubuana-yogya.ac.id/.../manajemen-tenaga-kerja.p..

B)    Subsistem kompensasi

Pengertian Kompensasi Kompensasi merupakan balas jasa yang diberikan oleh organisasi / perusahaan kepada karyawan, yang dapat bersifat finansial maupun non finansial, pada periode yang tetap. Sistem kompensasi yang baik akan mampu memberikan kepuasan bagi karyawan dan memungkinkan perusahaan memperoleh, mempekerjakan, dan mempertahankan karyawan. Fungsi Kompensasi Menurut Martoyo (1994), fungsi kompensasi adalah :
a. Penggunaan SDM secara lebih efisien dan lebih efektif
b. Mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Tujuan Kompensasi Sebagai bagian dari manajemen SDM, Martoyo (1994) berpendapat bahwa tujuan kompensasi adalah :
1. Pemenuhan kebutuhan ekonomi karyawan atau sebagai jaminan economic security bagi karyawan.
2. Mendorong agar karyawan lebih baik dan lebih giat.
3. Menunjukkan bahwa perusahaan mengalami kemajuan.
4. Menunjukkan penghargaan dan perlakuan adil organisasi terhadap karyawannya (adanya keseimbangan antara input yang diberikan karyawan terhadap perusahaan dan output atau besarnya imbalan yang diberikan perusahaan kepada karyawan).
Manajemen Kompensasi berkaitan dengan upaya memformulasikan dan mengimplementasikan strategi dan kebijakan kompensasi. Manajamen kompensasi dalam organisasi secara umum bertujuan untuk membantu organisasi dalam mewujudkan keberhasilan jangka pajang. Menurut Davis dan Werther tujuan spesifik yg dicapai melalui manajemen kompensasi yang efektif adalah :
• Mendapatkan karyawan yang cakap/kompeten
• Mempertahankan karyawan yang sudah ada
• Menjamin terciptanya keadilan (equity)
• Memberi penghargaan atas perilaku yang diharapkan
• Mengendalikan biaya
• Mengikuti peraturan-peraturan atau hukum yang berlaku
• Menumbuhkan saling pengertian
• Membantu menciptakan efisiensi administrasi

Penentuan Kompensasi Besarnya kompensasi yang diberikan ditentukan oleh:
1) Harga / Nilai pekerjaan
2) Sistem kompensasi yang diterapkan, dan
3) Faktor-faktor yang mempengaruhi kompensasi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kompensasi Dalam pemberian kompensasi, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Secara garis besar faktor-faktor tersebut terbagi tiga, yaitu:
a. Faktor intern organisasi,
b. Faktor Pribadi karyawan yang bersangkutan, dan
c. Faktor ekstern pegawai organisasi

C) Subsistem Benefit
Subsistem Benefit Subsistem Benefit Mencakup berbagai aplikasi yang menukung baik pegawai yang masih bekerja maupun telah pensiun. Aplikasi-nya meliputi : Defined Contribution. Defined Benefit, Pembelian Saham dan pemrosesan Klaim.Umumnya aplikasi dalam subsistem ini sangat rumit dan sukar dilaksanakan. Berdasarkan Undang-undang No.11 Tahun 1992 penyelenggaraan dan bentuk program dana pensiun dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:
1. Program Pensiun Manfaat Pasti (Defined Benefit), yang dilakukan oleh Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan
2. Program Pensiun Iuran Pasti (Defined Contribution) yang dilakukan oleh DPLK dan DPPK. Program Pensiun Iuran Pasti (Defined Contribution)
a. Iuran ditentukan lebih dahulu baru dihitung manfaatnya.
b. Pada saat pensiun atau diakhir program, dana yang terkumpul akan dibelikan anuitas seumur hidup ke Perusahaan Asuransi Jiwa Anuitas adalah serangkaian pembayaran uang yang tetap jumlahnya dalam jangka waktu tertentu.
Program Pensiun Manfaat Pasti (Defined Benefit)
a. Manfaat Pensiun ditentukan lebih dahulu, baru kemudian diperhitungkan besar iurannya.
b. Mengenal Past Service Liabilities (PSL) atau kewajiban untuk memenuhi kewajiban masa lalu
c. Ada perhitungan aktuaria. (Aktuaria adalah ilmu yang mempelajari tentang meminimalisasi resiko)
Manfaat fleksibel atau Flexible Benefit Manfaat fleksibel atau flexible benefit merupakan program kombinasi antara asuransi dan investasi dan memberikan fasilitas yang sangat fleksibel terhadap manfaat asuransi maupun manfaat investasinya.
file:///C:/Users/Nila/Downloads/Subsistem%20Benefit.pdf

D) Subsistem penggajian atau tunjangan
Subsistem Penggajian/Tunjangan Subsistem Penggajian/Tunjangan merupakan informasi tentang penggajian dan kompensasinya yang meliputi kehadiran dan jam kerja, perhitungan gaji dan bonus, analisis kompensasi dan perencanaan kompensasi.
Fungsi Subsistem Penggajian/Tunjangan adalah: Mengotomatiskan proses membayar dengan mengumpulkan data tentang waktu dan kehadiran karyawan, menghitung berbagai potongan dan pajak, dan menghasilkan cek pembayaran berkala dan laporan pajak karyawan.
Data umumnya disuplai dari sumber daya manusia dan waktu tetap modul untuk menghitung deposit otomatis dan manual cek kemampuan menulis. Modul ini dapat mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan karyawan serta mengintegrasikan dengan sistem manajemen keuangan yang ada.
Sistem Pengolahan Data Sistem yang melakukan tugas pengolahan data adalah sistem pengolahan data. Dalam pandangan kita, sistem pengolahan data adalah sama dengan sistem akuntansi. Pandangan ini didasarkan pada kenyataan bahwa pada mulanya komputer hanya diterapkan untuk tugas akuntansi dan, penggunaanya disebut pengolahan data elektronik atau EDP.
Selama beberapa tahun telah digunakan empat jenis pengolahan data :
• Sistem manual. Sistem pertama ini hanya terdiri atas orang pulpen, pensil, dan buku besar (ledger) untuk membuka entri. Buku besar menggambarkan record dari operasi perusahaan.
• Mesin keydriven, penemuan mesin ini seperti cash register, mesin ketik dan kalkulator meja meringankan tugas pengurusan data yang besar. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Materi-6 Shafira Adrizayani, ST., MMSI 2
• Mesin punched card, dengan cara yang sama sejumlah organisasi yang besar mencatat transaksi mereka dalam benituk punched card (kartu berlubang) dan menggunakan mesin punched card pemeliharaan dan pengolahan file yang penting.
• Komputer. Sekarang, semua organisasi yang besar dan sebagian besar organisasi yang lebih kecil mengandalkan komputer untuk melakukan mayoritas pengolahan data mereka
• Mesin punched card, dengan cara yang sama sejumlah organisasi yang besar mencatat transaksi mereka dalam benituk punched card (kartu berlubang) dan menggunakan mesin punched card pemeliharaan dan pengolahan file yang penting.
• Komputer. Sekarang, semua organisasi yang besar dan sebagian besar organisasi yang lebih kecil mengandalkan komputer untuk melakukan mayoritas pengolahan data mereka.
Era permulaan database ditandai dengan :
• Pengulangan data
• Ketergantungan data
• Kepemilikan data yang tersebar Konsep Database
• Yaitu integrasi logis dari catatan-catatan file. Tujuan dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai independensi data.
• Independensi data adalah kemampuaan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data.
• Independensi data dicapai dengan menempatkan spesifikasi dalam tabel dan kamus yang terpisah secara fisik dari program.
• Program mengacu pada tabel untuk mengakses data.

file:///C:/Users/Nila/Downloads/Subsistem%20Penggajian.pdf